Tentang Kami: Riwayat

Sejak didirikan oleh Bapak dan Ibu Zainal Abidin pada tahun 1969, PT. TUNGGAL IDAMAN ABDI telah memperoleh pengakuan internasional untuk keunggulannya dalam bidang usaha manufaktur dan ekspor.

PT TUNGGAL IDAMAN ABDI merupakan perusahaan farmasi nasional yang senantiasa berkomitmen untuk menghasilkan obat-obatan berkualitas tinggi melalui berbagai program penelitian dan pengembangan. Kami memiliki misi untuk meningkatkan kualitas hidup manusia melalui obat-obatan bermutu tinggi dengan harga terjangkau dan mudah didapat.

Melalui pengalaman serta kemitraan selama ini dengan berbagai perusahaan farmasi multinasional yang diakui secara internasional, PT. TUNGGAL IDAMAN ABDI memegang peranan penting dalam menjaga standar nasional berbagai produk, terutama di antaranya produk-produk kontraseptif dan kesehatan reproduksi.

Salah satu pencapaian tertinggi PT. TUNGGAL IDAMAN ABDI adalah produksi obat kontraseptif Depo Provera® yang telah diakui oleh Food and Drug Administration (FDA) Amerika, yang telah kami lakukan selama lebih dari 30 tahun dalam kerja sama toll-manufacturing dengan salah satu perusahaan multinasional / Fortune 100 dari Amerika Serikat sampai 2005 dimana perusahaan ini menutup aktivitas marketing untuk produk ini. Prestasi ini diikuti oleh peluncuran produk sejenis merek kami sendiri pada tahun 2006 untuk pasar domestik dan pasar ekspor, dengan standar dan kualitas yang setara dengan produk sebelumnya.

Sejak 1993, PT TUNGGAL IDAMAN ABDI memproduksi produk kontraseptif suntik bulanan Cyclofem® di bawah lisensi Concept Foundation © USA / Health Concepts International, yang telah memberikan konsultasi teknis serta informasi klinis/pre-klinis. Semenjak itu kami telah memproduksi lebih dari 90 juta vial dan terus berkembang melalui perluasan ekspor Cyclofem® ke berbagai negara.


Sebagai perusahaan farmasi yang tumbuh dinamis, PT Tunggal Idaman Abdi merentangkan sayap usahanya dengan terus menambah jajaran produk yang dihasilkan, baik di sektor Kesehatan Reproduksi maupun sektor lainnya.